Selasa, 16 Januari 2024

LOOPING

 looping

dalam bahasa pemrograman C++ "looping" adalah sebuah konsep yang memungkinkan kita para programmer untuk melakukan eksekusi berulang dari satu atau lebih blok pernyataan atau perintah. looping ini memungkinkan untuk melakukan sebuah tugas atau operasi yang berulang selama suatu kondisi telah terpenuhi.

dengan adanya looping ino dapat memberi efisiensi untuk para programmer ketika ingin melakukan sebuah perintah berulang.

looping ini dibagi menjadi beberapa jenis tipe loop diantaranya yaitu, ada ;


for loop

for loop ini adalah sebuah pengulangan yang akan mengulangi atau menjelajah serangkaian nilai dalam batas tertentu, for loop digunakan untuk mengulangi suatu blok pernyataan denhan inisialisasi.

 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
#include <iostream>
using namespace std;


int main() {
    // Looping untuk menampilkan angka 1 hingga 5
    for (int i = 1; i <= 5; ++i) {
        cout << i << " ";
    }

    return 0;
}


while loop

Cara kerja dari loop ini adalah dia akan terus mengulang selama kondisi yang di berikan benar. dan harus diberi sebuah kondisi Batasan agar tidak terjadi infinity loop ( pengulangan tanpa henti).

 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
#include <iostream>
using namespace std;

int x;

int main() {
    x = 0;
    while (x <= 10)
    {
        cout << "loop " << x << endl;
        x = x + 1;
    }
}


do - while loop

do - while adalah loop yang mirip dengan loop while, namun loop ini memiliki sebuah kondisi batasan di bagian bawah setelah perintah.


 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
#include <iostream>
using namespace std;

int x;

int main() {
    x = 0;
    do
    {
        cout << "loop " << x << endl;
        x = x + 1;
    }
    while (x <= 10);
}



KONDISI

 Kondisi 

di dalam bahasa pemrograman terdapat berbagai macam jenis kondisi yang bisa kita gunakan untuk mengontrol alur eksekusi dari program tersebut, kondisi ini umumnya melibatkan operator perbandingan atau logika yang mengevaluasi kebenaran dari sebuah alur.

dengan memahami pengertian dari kondisi di dalam bahasa pemrograman sangat penting untuk membuat program yang dibuat menjadi lebih responsive

terdapat beberapa jenis kondisi yang biasanya digunakan dalam bahasa pemrograman c++, diantaranya yaitu ada if, else, dan else if.


if

if biasanya digunakan untuk membuat sebuah struktur kontrol yang memiliki syarat 

pernyataan if ini memungkinkan kita untuk mengeksekusi kode jika sebuah kondisi telah terpenuhi

1
2
3
4
if (kondisi) 
{
  //perintah akan berjalan jika kondisi terpenuhi 
}

else 

else adalah pernyataan yang biasanya digunakan untuk melanjutkan perintah if, dimana pernyataan else ini terletak setelah pernyataan if untuk menjalankan kode jika pernyataan dari if tidak terpenuhi.

else if 

else if digunakan jika ada kondisi tambahan selain if. else if dipakai di dalam 3 kondisi, jika kondisi pertama (if) tidak berjalan maka kondisi else if ini lah yang nantinya akan mengeksekusi kondisi kedua, namun jika kondisi else juga tidak memenuhi maka kondisi yang akan dijalankan adalah kondisi terakhir yaitu else

Senin, 15 Januari 2024

STUDI KASUS : MENGHITUNG BALOK

studi kasus : menghitung luas & volume balok


kali ini saya akan menjelaskan studi kasus mengenai sebuah program yang nantinya dapat digunakan untuk menghitung luas dan juga volume dari sebuah balok 

sebelum dilakukan pengcodingan hal pertama yang harus di persiapkan terlebih dahulu adalah notasi

yang dimulai dari judul



lalu kemudian ada kamus untuk progam seperti di bawah


dan yang terakhir ada deskripsi yang nantinya akan di deklarasikan ke dalam program



setelah notasi selesai dibuat langkah selanjutnya adalah dengan mengimplementasikan notasi yang telah kita buat sebelumnya ke dalam sebuah code


 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
//Judul	: menghitung luas volume balok 

#include<iostream>
using namespace std;


//Kamus 
	
	int Panjang;
	int Lebar;
	int Tinggi;
	int Luas;
	int Volume;


//Deskripsi   
int main(){

	//input nilai ke dalam variabel panjang, lebar, tinggi
	cout << "menghitung luas dan volume balok" << endl; 
	cout <<  "Panjang :";
	cin >> Panjang ;
	cout << "tinggi : " ;  
	cin >> Tinggi;
	cout << "lebar : " ; 
	cin >> Lebar ;  

	//rumus luas 
	Luas = 2 * ( ( Panjang * Lebar ) + ( Panjang * Tinggi ) + ( Lebar * Tinggi ) ) ;
	//output dari hasil penghitungan luas
	cout << "luas permukaan balok = " << Luas << endl;  
	
	//rumus volume
	Volume = Panjang * Lebar * Tinggi; 
	//output dari hasil penghitungan volume 
	cout << "volume = " << Volume << endl;
}

setelah notasi selesai diimplementasikan ke dalam sebuah code makan akan menjadi seperti di atas, setelah code di atas siap langkah terakhir yaitu dengan melakukan uji coba code 

dengan cara melakukan beberapa input dan melihat apakah hasil sudah sesuai atau belum.



setelah di lakukan proses input program akan memberi hasil berapa luas dari perumahan balok dan juga berapa volume dari panjang, tinggi, dan lebar yang telah kita input sebelumnya.

SEQUENCE

 Sequence

sequence adalah sebuah instruksi pemrograman yang dijalankan secara berurutan dari atas ke bawah tanpa melewatkan atau mengulangi instruksi di dalam sebuah pemrograman. di dalam program ini rangkaian dari langkah langkah dijalankan secara berurutan sesuai dengan ketentuan yang sudah ditentukan 


dengan menggunakan sequence ini kita dapat mengendalikan bagaimana program c++ dapat berinteraksi dengan data dan menjalankan tugas tertentu secara berurutan. hal ini dapat memberikan struktur dan alur logika yang memudahkan pemahaman dan pemeliharaan kode nantinya.

Operasi Aritmatika

Program Aritamatika

dalam sebuah pemrograman c++ operasi program aritamatika melibatkan penggunaan sebuah operator matematika, untuk melakukan sebuah operasi, seperti penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (*), dan pembagian (/)


sebagai contoh

 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
using namespace std;
#include <iostream>

int tambah, kurang, kali, bagi;
int var1, var2;

int main ()
{
    cout << "input nilai tambah : " << endl;
    cout << "angka 1 : "; cin >> var1;
    cout << "angka 2 : "; cin >> var2;
    tambah = var1+var2;
    cout << "hasil tambah : " << tambah << endl;
    
    cout << "input nilai kurang : " << endl;
    cout << "angka 1 : "; cin >> var1;
    cout << "angka 2 : "; cin >> var2;
    kurang = var1-var2;
    cout << "hasil kurang : " << kurang << endl;
    
    cout << "input nilai kali : " << endl;
    cout << "angka 1 : "; cin >> var1;
    cout << "angka 2 : "; cin >> var2;
    kali = var1*var2;
    cout << "hasil kali : " << kali << endl;
    
    cout << "input nilai bagi : " << endl;
    cout << "angka 1 : "; cin >> var1;
    cout << "angka 2 : "; cin >> var2;
    bagi = var1/var2;
    cout << "hasil bagi : " << bagi << endl;
    
}

program di atas merupakan program sederhana dari operator hitung dari pertambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.


dengan menginput angka yang kita inginkan program akan menghitungnya.

setelah di lakukan input angka tampilan akan seperti ini :



setelah dilakukan input dan compile akan menghasilkan tampilan seperti ini


di dalam program tersebut terdapat variabel "tambah", "kurang", "kali", "bagi" yang menunjukkan berbagai macam penggunaan operasi aritmatika dengan sesuai.


INPUT, OUTPUT & OPERATOR

 

Input output & operator

 

Input

    Input adalah sebuah fungsi yang digunakan untuk memasukan sebuah nilai kedalam suatu variabel. Dalam hal ini user dapat memasukan atau memberikan sebuah nilai ke dalam sebuah program. Input ini biasanya disebut juga sebagai “CIN” di dalam sebuah bahasa pemrograman C++

Seperti contoh 

 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
#include <iostream>
using namespace std;

int input;

int main() 
{
    cout << "masukan nilai : ";
    cin >> input; 
   
    
}


Output

    Output adalah sebuah fungsi yang digunakan untuk memberikan info atau menampilkan informasi nilai yang telah disimpan. Jika informasi nilai yang sebelumnya sudah tersimpan kedalam sebuah variabel input makan kita bisa melakukan sebuah output atau menampilkan informasi nilai tersebut. Dalam C++ output ini disebut juga sebagai “COUT” dan cara untuk menampilkan nilai tersebut adalah dengan cara seperti di bawah ini

 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
#include <iostream>
using namespace std;

int input;

int main() 
{
    cout << "cout ini digunakan untuk melakukan penampil "
    cout << "masukan nilai : ";
    cin >> input; 
    cout << input; /*dan bisa juga digunakan untuk menampilkan informasi nilai dari 
    input sebelumnya hanya dengan mengetikan nama variabel nya*/
    
}


Operator

    Operator adalah sebuah simbol khusus yang digunakan untuk menjalankan atau menghitung suatu operasi tertentu yang berkaitan dengan logis, matematika, maupun rasional agak bisa mendapatkan sebuah hasil akhir perhitungan yang di inginkan


TYPE DATA

 

Type data

Dalam sebuah program terdapat sebuah type data, lalu apa itu type data yang dimaksud ini?

Type data adalah sebuah atribut dari jenis data dan jenis variabel yang nantinya akan menampung sebuah command atau perintah yang akan memberitahukan system dari komputer bagaimana menafsirkan nilai dari sebuah data

 


Seperti gambar di atas, data di mulai dari adanya

Jenis barang, seperti lemari, meja kantor, rak buku, tanaman, kursi, dan juga jumlah. Hal inilah yang disebut sebagai data. Data data tersebut nantinya akan disimpan ke dalam sebuah wadah yang diberi nama variabel.

 

Type data terbagi menjadi 3 yaitu type data angka, type data huruf, dan type data boolean. Type data angka dan juga huruf dibagi masing masing menjadi 2 jenis diantaranya yaitu :

 

Type data angka

Type data angka terbagi menjadi 2 jenis yaitu type data angka bilangan bulat dan juga type data angka bilangan desimal

Bilangan bulat, type data ini disebut dengan nama lain yaitu “integer”. Type data ini digunakan untuk menyimpan sebuah bilangan bulat contohnya seperti angka 1, 2, 5, 8, 9, …. .

Bilangan desimal, type data ini disebut dengan nama lain yaitu “float”. Type data ini digunakan untuk menyimpan sebuah bilangan pecahan atau bisa kita sebut sebagai bilangan desimal pada umumnya contohnya seperti angka 0.2, 3.14, 49.51 …. .

 

Type data huruf

Type data huruf terbagi menjadi 2 jenis yaitu type data karakter (string) dan type data string

 

Karakter (char), type data ini merupakan sebuah type data yang digunakan untuk menjadi wadah atau menyimpan karakter-karakter. Type data ini hanya dapat berisikan 1 karakter huruf maupun karakter angka. Contohnya seperti a, b, c, 1, 2, 3

String, type data ini merupakan sebuah type data yang digunakan untuk menjadi wadah atau menyimpan data type yang berisikan sekumpulan dari karakter(char), string umumnya digunakan untuk menyimpan sebuah text atau kata, contohnya seperti “semarang” “provinsi” “univeritas”

 

Type data boolean

Type data bolean ini merupakan sebuah type data yang hanya memiliki true dan false, true yang hanya digunakan untuk sebuah kondisi benar dan false yang hanya digunakan untuk sebuah kondisi yang salah. Type data ini nantinya akan memberikan 2 kondisi dari true ataupun false ke dalam program agar bisa digunakan untuk kebenaran dari salah satu opsi.