studi kasus : menghitung luas & volume balok
kali ini saya akan menjelaskan studi kasus mengenai sebuah program yang nantinya dapat digunakan untuk menghitung luas dan juga volume dari sebuah balok
sebelum dilakukan pengcodingan hal pertama yang harus di persiapkan terlebih dahulu adalah notasi
yang dimulai dari judul
lalu kemudian ada kamus untuk progam seperti di bawah
dan yang terakhir ada deskripsi yang nantinya akan di deklarasikan ke dalam program
setelah notasi selesai dibuat langkah selanjutnya adalah dengan mengimplementasikan notasi yang telah kita buat sebelumnya ke dalam sebuah code
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 | //Judul : menghitung luas volume balok #include<iostream> using namespace std; //Kamus int Panjang; int Lebar; int Tinggi; int Luas; int Volume; //Deskripsi int main(){ //input nilai ke dalam variabel panjang, lebar, tinggi cout << "menghitung luas dan volume balok" << endl; cout << "Panjang :"; cin >> Panjang ; cout << "tinggi : " ; cin >> Tinggi; cout << "lebar : " ; cin >> Lebar ; //rumus luas Luas = 2 * ( ( Panjang * Lebar ) + ( Panjang * Tinggi ) + ( Lebar * Tinggi ) ) ; //output dari hasil penghitungan luas cout << "luas permukaan balok = " << Luas << endl; //rumus volume Volume = Panjang * Lebar * Tinggi; //output dari hasil penghitungan volume cout << "volume = " << Volume << endl; } |
setelah notasi selesai diimplementasikan ke dalam sebuah code makan akan menjadi seperti di atas, setelah code di atas siap langkah terakhir yaitu dengan melakukan uji coba code
dengan cara melakukan beberapa input dan melihat apakah hasil sudah sesuai atau belum.
setelah di lakukan proses input program akan memberi hasil berapa luas dari perumahan balok dan juga berapa volume dari panjang, tinggi, dan lebar yang telah kita input sebelumnya.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar