Senin, 15 Januari 2024

STUDI KASUS : MENGHITUNG BALOK

studi kasus : menghitung luas & volume balok


kali ini saya akan menjelaskan studi kasus mengenai sebuah program yang nantinya dapat digunakan untuk menghitung luas dan juga volume dari sebuah balok 

sebelum dilakukan pengcodingan hal pertama yang harus di persiapkan terlebih dahulu adalah notasi

yang dimulai dari judul



lalu kemudian ada kamus untuk progam seperti di bawah


dan yang terakhir ada deskripsi yang nantinya akan di deklarasikan ke dalam program



setelah notasi selesai dibuat langkah selanjutnya adalah dengan mengimplementasikan notasi yang telah kita buat sebelumnya ke dalam sebuah code


 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
//Judul	: menghitung luas volume balok 

#include<iostream>
using namespace std;


//Kamus 
	
	int Panjang;
	int Lebar;
	int Tinggi;
	int Luas;
	int Volume;


//Deskripsi   
int main(){

	//input nilai ke dalam variabel panjang, lebar, tinggi
	cout << "menghitung luas dan volume balok" << endl; 
	cout <<  "Panjang :";
	cin >> Panjang ;
	cout << "tinggi : " ;  
	cin >> Tinggi;
	cout << "lebar : " ; 
	cin >> Lebar ;  

	//rumus luas 
	Luas = 2 * ( ( Panjang * Lebar ) + ( Panjang * Tinggi ) + ( Lebar * Tinggi ) ) ;
	//output dari hasil penghitungan luas
	cout << "luas permukaan balok = " << Luas << endl;  
	
	//rumus volume
	Volume = Panjang * Lebar * Tinggi; 
	//output dari hasil penghitungan volume 
	cout << "volume = " << Volume << endl;
}

setelah notasi selesai diimplementasikan ke dalam sebuah code makan akan menjadi seperti di atas, setelah code di atas siap langkah terakhir yaitu dengan melakukan uji coba code 

dengan cara melakukan beberapa input dan melihat apakah hasil sudah sesuai atau belum.



setelah di lakukan proses input program akan memberi hasil berapa luas dari perumahan balok dan juga berapa volume dari panjang, tinggi, dan lebar yang telah kita input sebelumnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar