Selasa, 16 Januari 2024

LOOPING

 looping

dalam bahasa pemrograman C++ "looping" adalah sebuah konsep yang memungkinkan kita para programmer untuk melakukan eksekusi berulang dari satu atau lebih blok pernyataan atau perintah. looping ini memungkinkan untuk melakukan sebuah tugas atau operasi yang berulang selama suatu kondisi telah terpenuhi.

dengan adanya looping ino dapat memberi efisiensi untuk para programmer ketika ingin melakukan sebuah perintah berulang.

looping ini dibagi menjadi beberapa jenis tipe loop diantaranya yaitu, ada ;


for loop

for loop ini adalah sebuah pengulangan yang akan mengulangi atau menjelajah serangkaian nilai dalam batas tertentu, for loop digunakan untuk mengulangi suatu blok pernyataan denhan inisialisasi.

 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
#include <iostream>
using namespace std;


int main() {
    // Looping untuk menampilkan angka 1 hingga 5
    for (int i = 1; i <= 5; ++i) {
        cout << i << " ";
    }

    return 0;
}


while loop

Cara kerja dari loop ini adalah dia akan terus mengulang selama kondisi yang di berikan benar. dan harus diberi sebuah kondisi Batasan agar tidak terjadi infinity loop ( pengulangan tanpa henti).

 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
#include <iostream>
using namespace std;

int x;

int main() {
    x = 0;
    while (x <= 10)
    {
        cout << "loop " << x << endl;
        x = x + 1;
    }
}


do - while loop

do - while adalah loop yang mirip dengan loop while, namun loop ini memiliki sebuah kondisi batasan di bagian bawah setelah perintah.


 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
#include <iostream>
using namespace std;

int x;

int main() {
    x = 0;
    do
    {
        cout << "loop " << x << endl;
        x = x + 1;
    }
    while (x <= 10);
}



KONDISI

 Kondisi 

di dalam bahasa pemrograman terdapat berbagai macam jenis kondisi yang bisa kita gunakan untuk mengontrol alur eksekusi dari program tersebut, kondisi ini umumnya melibatkan operator perbandingan atau logika yang mengevaluasi kebenaran dari sebuah alur.

dengan memahami pengertian dari kondisi di dalam bahasa pemrograman sangat penting untuk membuat program yang dibuat menjadi lebih responsive

terdapat beberapa jenis kondisi yang biasanya digunakan dalam bahasa pemrograman c++, diantaranya yaitu ada if, else, dan else if.


if

if biasanya digunakan untuk membuat sebuah struktur kontrol yang memiliki syarat 

pernyataan if ini memungkinkan kita untuk mengeksekusi kode jika sebuah kondisi telah terpenuhi

1
2
3
4
if (kondisi) 
{
  //perintah akan berjalan jika kondisi terpenuhi 
}

else 

else adalah pernyataan yang biasanya digunakan untuk melanjutkan perintah if, dimana pernyataan else ini terletak setelah pernyataan if untuk menjalankan kode jika pernyataan dari if tidak terpenuhi.

else if 

else if digunakan jika ada kondisi tambahan selain if. else if dipakai di dalam 3 kondisi, jika kondisi pertama (if) tidak berjalan maka kondisi else if ini lah yang nantinya akan mengeksekusi kondisi kedua, namun jika kondisi else juga tidak memenuhi maka kondisi yang akan dijalankan adalah kondisi terakhir yaitu else

Senin, 15 Januari 2024

STUDI KASUS : MENGHITUNG BALOK

studi kasus : menghitung luas & volume balok


kali ini saya akan menjelaskan studi kasus mengenai sebuah program yang nantinya dapat digunakan untuk menghitung luas dan juga volume dari sebuah balok 

sebelum dilakukan pengcodingan hal pertama yang harus di persiapkan terlebih dahulu adalah notasi

yang dimulai dari judul



lalu kemudian ada kamus untuk progam seperti di bawah


dan yang terakhir ada deskripsi yang nantinya akan di deklarasikan ke dalam program



setelah notasi selesai dibuat langkah selanjutnya adalah dengan mengimplementasikan notasi yang telah kita buat sebelumnya ke dalam sebuah code


 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
//Judul	: menghitung luas volume balok 

#include<iostream>
using namespace std;


//Kamus 
	
	int Panjang;
	int Lebar;
	int Tinggi;
	int Luas;
	int Volume;


//Deskripsi   
int main(){

	//input nilai ke dalam variabel panjang, lebar, tinggi
	cout << "menghitung luas dan volume balok" << endl; 
	cout <<  "Panjang :";
	cin >> Panjang ;
	cout << "tinggi : " ;  
	cin >> Tinggi;
	cout << "lebar : " ; 
	cin >> Lebar ;  

	//rumus luas 
	Luas = 2 * ( ( Panjang * Lebar ) + ( Panjang * Tinggi ) + ( Lebar * Tinggi ) ) ;
	//output dari hasil penghitungan luas
	cout << "luas permukaan balok = " << Luas << endl;  
	
	//rumus volume
	Volume = Panjang * Lebar * Tinggi; 
	//output dari hasil penghitungan volume 
	cout << "volume = " << Volume << endl;
}

setelah notasi selesai diimplementasikan ke dalam sebuah code makan akan menjadi seperti di atas, setelah code di atas siap langkah terakhir yaitu dengan melakukan uji coba code 

dengan cara melakukan beberapa input dan melihat apakah hasil sudah sesuai atau belum.



setelah di lakukan proses input program akan memberi hasil berapa luas dari perumahan balok dan juga berapa volume dari panjang, tinggi, dan lebar yang telah kita input sebelumnya.

SEQUENCE

 Sequence

sequence adalah sebuah instruksi pemrograman yang dijalankan secara berurutan dari atas ke bawah tanpa melewatkan atau mengulangi instruksi di dalam sebuah pemrograman. di dalam program ini rangkaian dari langkah langkah dijalankan secara berurutan sesuai dengan ketentuan yang sudah ditentukan 


dengan menggunakan sequence ini kita dapat mengendalikan bagaimana program c++ dapat berinteraksi dengan data dan menjalankan tugas tertentu secara berurutan. hal ini dapat memberikan struktur dan alur logika yang memudahkan pemahaman dan pemeliharaan kode nantinya.

Operasi Aritmatika

Program Aritamatika

dalam sebuah pemrograman c++ operasi program aritamatika melibatkan penggunaan sebuah operator matematika, untuk melakukan sebuah operasi, seperti penjumlahan (+), pengurangan (-), perkalian (*), dan pembagian (/)


sebagai contoh

 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
using namespace std;
#include <iostream>

int tambah, kurang, kali, bagi;
int var1, var2;

int main ()
{
    cout << "input nilai tambah : " << endl;
    cout << "angka 1 : "; cin >> var1;
    cout << "angka 2 : "; cin >> var2;
    tambah = var1+var2;
    cout << "hasil tambah : " << tambah << endl;
    
    cout << "input nilai kurang : " << endl;
    cout << "angka 1 : "; cin >> var1;
    cout << "angka 2 : "; cin >> var2;
    kurang = var1-var2;
    cout << "hasil kurang : " << kurang << endl;
    
    cout << "input nilai kali : " << endl;
    cout << "angka 1 : "; cin >> var1;
    cout << "angka 2 : "; cin >> var2;
    kali = var1*var2;
    cout << "hasil kali : " << kali << endl;
    
    cout << "input nilai bagi : " << endl;
    cout << "angka 1 : "; cin >> var1;
    cout << "angka 2 : "; cin >> var2;
    bagi = var1/var2;
    cout << "hasil bagi : " << bagi << endl;
    
}

program di atas merupakan program sederhana dari operator hitung dari pertambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.


dengan menginput angka yang kita inginkan program akan menghitungnya.

setelah di lakukan input angka tampilan akan seperti ini :



setelah dilakukan input dan compile akan menghasilkan tampilan seperti ini


di dalam program tersebut terdapat variabel "tambah", "kurang", "kali", "bagi" yang menunjukkan berbagai macam penggunaan operasi aritmatika dengan sesuai.


INPUT, OUTPUT & OPERATOR

 

Input output & operator

 

Input

    Input adalah sebuah fungsi yang digunakan untuk memasukan sebuah nilai kedalam suatu variabel. Dalam hal ini user dapat memasukan atau memberikan sebuah nilai ke dalam sebuah program. Input ini biasanya disebut juga sebagai “CIN” di dalam sebuah bahasa pemrograman C++

Seperti contoh 

 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
#include <iostream>
using namespace std;

int input;

int main() 
{
    cout << "masukan nilai : ";
    cin >> input; 
   
    
}


Output

    Output adalah sebuah fungsi yang digunakan untuk memberikan info atau menampilkan informasi nilai yang telah disimpan. Jika informasi nilai yang sebelumnya sudah tersimpan kedalam sebuah variabel input makan kita bisa melakukan sebuah output atau menampilkan informasi nilai tersebut. Dalam C++ output ini disebut juga sebagai “COUT” dan cara untuk menampilkan nilai tersebut adalah dengan cara seperti di bawah ini

 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
#include <iostream>
using namespace std;

int input;

int main() 
{
    cout << "cout ini digunakan untuk melakukan penampil "
    cout << "masukan nilai : ";
    cin >> input; 
    cout << input; /*dan bisa juga digunakan untuk menampilkan informasi nilai dari 
    input sebelumnya hanya dengan mengetikan nama variabel nya*/
    
}


Operator

    Operator adalah sebuah simbol khusus yang digunakan untuk menjalankan atau menghitung suatu operasi tertentu yang berkaitan dengan logis, matematika, maupun rasional agak bisa mendapatkan sebuah hasil akhir perhitungan yang di inginkan


TYPE DATA

 

Type data

Dalam sebuah program terdapat sebuah type data, lalu apa itu type data yang dimaksud ini?

Type data adalah sebuah atribut dari jenis data dan jenis variabel yang nantinya akan menampung sebuah command atau perintah yang akan memberitahukan system dari komputer bagaimana menafsirkan nilai dari sebuah data

 


Seperti gambar di atas, data di mulai dari adanya

Jenis barang, seperti lemari, meja kantor, rak buku, tanaman, kursi, dan juga jumlah. Hal inilah yang disebut sebagai data. Data data tersebut nantinya akan disimpan ke dalam sebuah wadah yang diberi nama variabel.

 

Type data terbagi menjadi 3 yaitu type data angka, type data huruf, dan type data boolean. Type data angka dan juga huruf dibagi masing masing menjadi 2 jenis diantaranya yaitu :

 

Type data angka

Type data angka terbagi menjadi 2 jenis yaitu type data angka bilangan bulat dan juga type data angka bilangan desimal

Bilangan bulat, type data ini disebut dengan nama lain yaitu “integer”. Type data ini digunakan untuk menyimpan sebuah bilangan bulat contohnya seperti angka 1, 2, 5, 8, 9, …. .

Bilangan desimal, type data ini disebut dengan nama lain yaitu “float”. Type data ini digunakan untuk menyimpan sebuah bilangan pecahan atau bisa kita sebut sebagai bilangan desimal pada umumnya contohnya seperti angka 0.2, 3.14, 49.51 …. .

 

Type data huruf

Type data huruf terbagi menjadi 2 jenis yaitu type data karakter (string) dan type data string

 

Karakter (char), type data ini merupakan sebuah type data yang digunakan untuk menjadi wadah atau menyimpan karakter-karakter. Type data ini hanya dapat berisikan 1 karakter huruf maupun karakter angka. Contohnya seperti a, b, c, 1, 2, 3

String, type data ini merupakan sebuah type data yang digunakan untuk menjadi wadah atau menyimpan data type yang berisikan sekumpulan dari karakter(char), string umumnya digunakan untuk menyimpan sebuah text atau kata, contohnya seperti “semarang” “provinsi” “univeritas”

 

Type data boolean

Type data bolean ini merupakan sebuah type data yang hanya memiliki true dan false, true yang hanya digunakan untuk sebuah kondisi benar dan false yang hanya digunakan untuk sebuah kondisi yang salah. Type data ini nantinya akan memberikan 2 kondisi dari true ataupun false ke dalam program agar bisa digunakan untuk kebenaran dari salah satu opsi.

 

 

 

Senin, 08 Januari 2024

Hello World

 

HELLO WORLD

“Hello World” atau “Halo Dunia” merupakan sebuah istilah yang cukup familiar dan popular di dalam dunia pemrograman, kata “Hello World” atau “Halo Dunia” biasanya menjadi program pertama yang diajarkan saat mempelajari pemrograman. Program ini sangat sederhana dengan hanya menampilkan teks “Hello World” atau “Halo Dunia”.

Lalu bagaimana cara menampilkan “Hello World” di dalam sebuah program?

Berikut merupakan Langkah bagaimana cara pembuatanya menggunakan Bahasa Pemrograman C++ : 

1. Pertama-tama sebelum melakukan output “Hello World” hal pertama yang biasa dilakukan adalah dengan menyertakan header terlebih dahulu seperti contoh di bawah :

1
2
#include <iostream>
using namespace std;


2. Setelah header di atas selesai di tuliskan, langkah selanjutnya adalah dengan memasukan fungsi main() ke dalam code, fungsi dari main() ini nantinya akan digunakan untuk menuliskan logika pemrograman yang kita miliki ke dalamnya :

1
2
3
4
5
6
7
#include <iostream>
using namespace std;

main()
{
   // dibagian ini diisi dengan logika pemrograman
}


3. setelah itu masukan logika pemrograman dari dari output di dalam tanda kurung kurawal ({ }) 

1
2
3
4
5
6
7
#include <iostream>
using namespace std;

main()
{
   cout << "Hello World" << endl; //output dari logika pemrograman text "Hello World"
}


Setelah selesai menuliskan program seperti contoh di atas kita bisa melakukan run code dengan cara melakukan save file terlebih dahulu dengan format file Nama_file.cpp (mengunakan format akhiran .cpp)

Setelah save file telah selesai dilakukan, hasil output bisa dilihat dengan melakukan proses compile code, compile code dapat dilakukan di bebrapa web web online secara gratis seperti menggunakan Programiz.com dengan cara mengetikan ulang ada copy paste dari code yang telah dibuat sebelumnya 

atau dengan menekan tombol ctrl+F9 jika menggunakan software codeblock



Setelah proses compile berhasil dilakukan code yang telah dibuat sebelumnya akan menampilkan hasil output dari kata "Hello World" seperti gambar di atas 

Program “Hello World: ini lah yang biasanya menjadi proses paling pertama di dalam pemrograman dengan hanya melakukan output dari “Hello World”. Setelah melalui tahap ini kita akan mulai memasuki tahapan-tahapan yang lebih lagi di dunia pemrograman nantinya seperti menguasai fungsi fungsi lain yang ada nantinya.


PENGENALAN NOTASI

PSEUDOCODE (NOTASI) DALAM PROGRAMING

Dalam proses pembuatan sebuah program sebelum memasuki tahapan coding biasanya para programming melakukan sebuah perancangan kode kasar yang bisa disebut sebagai notasi atau biasa di kenal sebagai pseudocode. Lalu apa sih notasi atau pseudocode ini?

            Notasi atau yang disebut juga sebagai pseudocode ini adalah sebuah rancangan kode kasar yang memiliki fungsi untuk mempermudah para programmer untuk menuliskan program, membantu pemecahan masalah, serta mempersingkat waktu coding. Pada dasarnya pseudocode atau notasi ini memiliki tujuan agar lebih mudah untuk dibaca ataupun dimengerti.

            Pseudocode atau notasi ini bukanlah sebuah Bahasa pemrograman. Sehingga biasanya notasi atau pseudocode ditulis menggunakan Bahasa inggris agar lebih memudahkan para programmer ketika dikonversikan ke dalam Bahasa pemrograman.

 

Lalu apa saja fungsi dari pseudocode atau notasi ini? notasi atau pseudocode ini berfungsi sebagai sketsa atau gambaran kasar yang nantinya akan membantu para programmer dalam memahami alur logika pemecahan masalah di tahapan perancangan sebelum dicodingkan. Pseudocode ini juga memiliki fungsi lain diantaranya adalah :

1.    Sebagai Media Dokumentasi

Dengan adanya pseudocode atau notasi ini dapat membantu para programmer dalam pembuatan media dokumentasi yang nantinya akan menjadi patokan agar proses perancangan program sesuai dengan apa yang diharapkan. Jadi dengan adanya pseudocode atau notasi ini dapat digunakan untuk menelusuri logika dari program yang telah dibuat jika sewaktu waktu terdapat sebuah error ataupun bug

 

2.    Sebagai Jembatan Komunikasi

Pseudocode atau notasi dapat menjadi sebuah jembatan komunikasi bagi seorang programmer untuk menjelaskan mekanisme dari code yang mereka buat kepada mitra bisnis, mitra Kerjasama, manajer, desainer dan sebagainya agar sarana komunikasi menjadi lebih mudah di mengerti dan efektif

 

3.    Mempercepat Proses Penyelesaian

Dengan adanya pseudocode atau notasi ini dapat membantu para programmer untuk mempercepat pembuatan program yang ingin mereka buat, hal ini dikarenakan pseudocode memiliki struktur yang lebih sederhana sehingga lebih mudah untuk dimodifikasi.

 

Pseudocode atau notasi ini juma memiliki sebuah struktur yang menjadi acuan agar pembuatan algoritma bisa berjalan dengan baik, struktrur tersebut terdiri dari :

A.    Judul – Pada bagian ini berisikan judul dari program yang sedang kalian buat atau kerjakan.

B.     Kamus – Pada bagian ini berisikan keterangan dari tipe data yang ada di dalam program yang sedang di buat seperti variable ataupun integer.

C.     Deskripsi – Pada bagian ini berisikan proses, perintah ataupun Langkah-Langkah yang ada di dalam program yang sedang kita buat, dengan kata lain deskripsi merupakan inti dari pseudocode atau notasi itu sendiri.

Berikut adalah contoh dari pseudocode atau notasi dari sebuah program sederhana

 

 

//Judul : program pertambahan sederhana

// ? + ? = ?

//oleh : Martin Rahmat Budiharto

//9 januari 2024

 

//Kamus

pertama, kedua, hasil <-- integer

 

//Deskripsi

            output <-- "program pertambahan sederhana"

            output <-- "masukan bilangan pertama : "

            input --> pertama     //input dari bilangan pertama 

            output <-- "masukan bilangan kedua : "

            input --> kedua     //input dari bilangan kedua

            hasil = pertama + kedua //rumus dari pertambahan

            output <-- "hasil dari" pertama "+" kedua "=" hasil //output dari hasil                                 pertambahan

 

lalu Setelah pseudocode atau notasi ini dikonversi kedalam Bahasa pemrograman akan menjadi kurang lebih seperti ini : 

 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
#include <iostream>
using namespace std;

//Judul : Program sederhana pertambahan
//oleh : Martin Rahmat Budiharto
//9 Januari 2024

//Kamus
    int pertama, kedua, hasil;

//Deskripsi
main ()
{
    cout << "program pertambahan sederhana" << endl;
    cout << "masukan bilangan pertama : ";
    cin >> pertama; //input dari bilangan pertama
    cout << "masukan bilangan kedua : ";
    cin >> kedua; //input dari bilangan kedua
    hasil = pertama + kedua; //rumus dari pertambahan
    cout << "hasil dari " << pertama << " + " << kedua << " = " << hasil; //output dari hasil
}

Dengan adanya pseudocode atau notasi ini dapat memudahkan para programmer untuk mempersingkat waktu pembuatan sebuah program dan juga pseudocode atau notasi ini cukup fleksibel sehingga dapatdikonversikan kedalam beberapa jenis Bahasa pemrograman yang berbeda.

PROSES PEMBUATAN PROGRAM

 Pembuatan Program

       Beberapa orang mungkin belum mengetahui bagaimana sih sebuah program dapat tercipta? Oleh karena itu saya akan membahas tentang bagaimana atau apa saja sih yang mendasari bagaimana sebuah program dapat terbentuk.

Membuat sebuah program yang nantinya dapat digunakan untuk mempermudah dan membantu kita dalam melakukan sebuah pekerjaan bukanlah hal yang mudah, kenapa begitu? Dalam membuat sebuah program juga memerlukan waktu dan tenaga yang cukup ekstra karena adanya banyak sekali tahapan maupun proses yang harus dilalui sampai akhirnya sebuah program ini jadi.

Lalu apa saja tahapan yang ada dalam menciptakan sebuah program? Dalam membuat sebuah program biasanya ada beberapa tahapan tahapan yang harus dilalui, diantaranya yaitu ;

  1. Adanya problem (masalah)
  2. Menganalisa problem (masalah)
  3. Perancangan
  4. Rencana coding
  5. Debugging
  6. Test (Percobaan)
  7. Implementasi
  8. Dokumentasi

 

1. Adanya Problem (Masalah)

            Dimulai dari adanya masalah yang terjadi biasanya para programmer akan mulai mencari Solusi dengan merancang sebuah program seperti apa nantinya yang dapat di buat untuk menyelesaikan problem nantinya.

2. Menganalisa Problem (Masalah)

            Kemudian setelah problem atau masalah telah muncul biasanya para programmer akan mulai untuk menganalisa dari masalah tersebut sehingga mereka dapat mencari Solusi terbaik untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

 

3. Perancangan

            Ketika masalah yang terjadi telah di Analisa, para programmer akan mulai untuk melakukan sebuah perancangan atau sebuah rencana kerja Dimana mereka nantinya akan merancang sebuah program seperti apa dan mulai mengimplementasikan ide-ide dan juga Solusi yang telah mereka pikirkan sebelumnya ke dalam program yang akan mereka buat nantinya, sehingga program tersebut nantinya akan menghasilkan penyelesaiian masalah seperti yang mereka inginkan.

 

4. Coding

            Setelah para programmer selesai dengan perancangan yang telah mereka buat,  mereka akan mulai mengimplementasikan rancangan-rancangan yang telah mereka buat kedalam coding agar rancangan mereka dapat dijalankan.

 

5. Debugging

            Debugging adalah tahapan Dimana para programing melakukan semacam pengecheck-an terhadap code yang telah mereka buat. Dalam proses ini mereka mulai mengidentifikasi dan memperbaiki kode yang telah mereka buat jika terdapat suatu kesalahan di dalamnya. Sehingga dengan adanya proses atau tahapan debugging ini mereka dapat memastikan jika nantinya code tidak akan mengalami atau mungkin meminimalisir kesalahan yang terjadi di dalam program mereka.

 

6. Test (Percobaan)

            Setelah programmer memastikan tidak ada kesalahan lagi di tahapan debugging mereka akan memulai sebuah percobaan atau test kepada Code mereka yang bertujuan untuk memastikan apakah program sudah berjalan sesuai dengan apa yang mereka inginkan atau belum, dan jika masih terdapat kesalahan yang terjadi ataupun terjadi sebuah masalah di dalam code, mereka akan mengulang proses atau tahapan debugging lagi untuk menyelesaikan permasalahan dari code.

 

 

7. Implementasi

Ketika tahapan test telah selesai tanpa adanya masalah lagi, tahapan selanjutnya adalah implementasi Dimana code yang dibuat nantinya akan diluncurkan dalam sebuah system ataupun aplikasi agar bisa digunakan secara luas untuk orang lain.

 

8. Dokumentasi

            Setelah semua tahapan dari mulai adanya masalah hingga impelemtasi sudah terselesaikan tahapan selanjutnya adalah tahapan dokumentasi Dimana di tahapan ini para programmer akan Menyusun sebuah dokumen yang menjelaskan setiap bagian dari program yang telah mereka buat.

 

Jadi membuat sebuah program yang nantinya akan bermanfaat memiliki tahapan yang cukup banyak, pun memakan banyak waktu saat proses pembuataanya. Dimulai dari adanya sebuah masalah yang muncul hingga ke proses dokumentasi dari program yang telah mereka buat

Minggu, 07 Januari 2024

BAHASA PEMROGRAMAN C++

 

Bahasa Pemrograman C++

 

Di dalam blog sebelumnya saya perah menyinggung tentang C++, lalu apa aitu Bahasa pemrograman C++?

Dimulai dari  sejarahnya,, Bahasa pemrograman C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustrup pada awal tahun 1980. Bahasa pemrograman C++ ini dikembangkan dari Bahasa pemrograman C dengan cara memperluas fitur dari bahassa C dan juga menambahkan dukungan untuk pemrograman yang berorientasi objek.

Bahasa pemrograman C++ banyak digunakan untuk membuat berbagai aplikasi. Itu lah mengapa C++ cukup dianjurkan sebagai dasar untuk orang yang ingin belajar pemrograman karena Bahasa C++ bisa menjadi Langkah yang palling tepat untuk kedepannya.

 

Lalu kenapa kita harus belajar Bahasa C++ sebagai awalnya

 

Ada beberapa alasa mengapa C++ dianggap sebagai dasar yang baik untuk kedepannya di dunia pemrograman;

1.    1.   Fundamental

C++ adalah lanjutan langsung dari Bahasa C yang ana Bahasa C dianggap sebagai salah satu Bahasa pemrograman yang paling fundamental. Oleh karena itu mempelajari Bahasa C++ sebagai dasarnya akan memberikan pemahaman yang cukup untuk konsep dari variabel, kontrol alur, fungsi, dan strktur data.

 

2.    2.  Efisiensi dan Kinerja yang tinggi

C++ memiliki efisiensi dan kemampuan untuk menghasilkan kode dengan kinerja yang tinggi. Dengan kita memperlajari C++ sebagai dasarnya kita dapat memahami bagaimana kita dapat memanfaatkan efisiensi ini yang nantinya dapat membantu kita dalam pengembangan perangkat lunak yang membutuhkan kinerja optimal seperti permainan ataupun aplikasi sistem.


3.      3.  Tranferable ke Bahasa yang lain

Ketrampilan yang kita perlajari dari C++ dapat kita terapkan lagi dengan mudah ke Bahasa pemrograman yang lainya. Oleh karena itu memahami Bahasa C++ sebagai dasar yang solid untukk mempelajari Bahasa pemrograman yang lainya.

 

Oleh karena itu Bahasa pemrograman C++ terkadang dipilih untuk dijadikan awalan untuk kita yang baru memasuki dunia pemrograman karena memiliki konsep-konsep yang cukup kompleks dalam pemrograman dan mempersiapkan kita untuk memahami berbagai Bahasa pemrograman yang lainnya

Sabtu, 06 Januari 2024

APA ITU PERMOGRAMAN?

 

Apa itu Pemrograman?

 

Mungkin untuk beberapa orang kata "pemrograman" merupakan kata yang cukup familiar, tapi untuk orang orang yang mungkin belum mengetahuinya apa sih pemrograman ini?

 

secara sederhana, pemrograman merupakan sebuah proses atau kegiatan untuk menyelesaikan suatu masalah dengan menggunakan bantuan dari bahasa komputer (seperti c++) yang nantinya digunakan untuk membuat sebuah program agar dapat menyelesaikan permasalah dengan bantuan program tersebut.

 

lalu bagaimana program ini bisa terbentuk? program ini dapat terbentuk dengan melalui beberapa tahapan dari mulai adanya problem (masalah) - menganalisa problem (masalah) - perancangan - rencana coding - debugging - implementasi - test (pencobaan) – dokumentasi

 

Bahasa Pemrograman

Di dalam permograman terdapat sebuah Bahasa pemrograman yang nantinya dicodingkan untuk membuat sebuah program yang dapat membantu kita untuk menyelesaikkan permasalahan. Lalu apa itu Bahasa pemrograman?

 

Bahasa pemrograman merupakan sebuah set instruksi atau sebuah aturan yang digunakan untuk menulis atau membuat program, Bahasa pemrogaman inilah juga yang dijadikan sebagai sarana komunikasi antara seorang programmer dengan komputer, yang memungkinkan mereka untuk merancang dan menggembangkan perangkat lunak.

 

Bahasa pemrograman dibagi menjadi dua kategori utama yaitu ; Bahasa Tingkat rendah (digunakan dalam Bahasa mesin dan perakitan) dan juga Bahasa Tingkat tinggi (seperti Python, java, atau C++) Bahasa ini lebih mudah dipahami oleh manusia dan bisa memberikan lebih banyak abstarksi.

Dalam konteks pemrograman, Bahasa pemrograman memungkinkan programmer(seseorang yang menciptakan sebuah program)  untuk mengekspresikan ide dan juga logika dalam bentuk sebuah kode yan dapat dieksekusi oleh komuter untuk mencapai tujuan tertentu.